Sri Mulyani: Libur Panjang saat Pandemi Dorong Kasus Covid-19, Bukan Ekonomi

Rina Anggraeni
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Libur panjang biasanya berdampak positif bagi perekonomian. Namun, libur panjang di tengah pandemi dinilai hanya mendorong kasus Covid-19, bukan ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai, indikator ekonomi tak terlihat membaik saat libur panjang. Yang ada malah penambahan kasus. Atas dasar itulah, pengurangan libur akhir tahun tengah dievaluasi.

“Berarti ini harus hati-hati melihatnya, apakah dengan adanya libur panjang, masyarakat melakukan aktivitas, mobilitasnya tinggi namun tidak menimbulkan belanja dan menimbulkan tambahan kasus Covid-19," katanya, Senin (24/11/2020).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu menilai, kuartal IV-2020 biasanya ditandai dengan banyak libur panjang. Saat libur panjang Oktober lalu, kata dia, tak ada tanda-tanda peningkatan ekonomi yang signifikan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

50.342 Kendaraan Kembali ke Jakarta dari Tol Trans Jawa

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Libur Panjang, 41.534 Penumpang Kereta Tiba di Jakarta

57 tahun lalu

149.389 Kendaraan Padati Tol Trans Jawa Selama Libur Panjang, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal