Soroti Koalisi Gemuk Prabowo, Ekonom Ingatkan Awasi Partai dan Menteri agar Tak Main APBN

Puti Aini Yasmin
Presiden Terpilih Prabowo Subianto (Foto: iNews/Aldi Chandra)

Sementara Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan INDEF M Rizal Taufikurahman mengatakan, Prabowo harus punya komitmen yang kuat dan lebih besar agar pada masa pemerintahannya tak terulang lagi seperti di masa pemerintahan Presiden Jokowi. Prabowo harus punya visi misi baru dan tentunya performa baru dengan berbagai pertimbangan baru. 

Menurut dia, dengan adanya penambahan kursi menteri, artinya akan menambah beban APBN karena beban belanja pegawainya cukup besar. 

“Kabinet gemuk ini akan mempunyai tantangan tersendiri di hari ke-100 pertama Presiden Prabowo menjabat. Maka, mungkinkah partai dan menteri Prabowo tak main APBN? Asal dari presidennya punya komitmen besar, transparansi dan akuntabilitas,” katanya.

Rektor Universitas Paramadina Prof Dr Didik J Rachbini mengatakan, seminar ini adalah respons para intelektual terhadap pidato Presiden terpilih Prabowo Subianto. Prabowo sebelumnya menegaskan, jangan sampai para menteri atau partai main-main dengan APBN. 

“Ini jelas angin segar, tapi apakah hal itu bisa dipercaya dan berlanjut implementasinya, itu semua tergantung di lapangan nanti,” katanya.

Didik mengatakan, para intelektual harus bicara untuk memastikan pidato tersebut bisa dipercaya atau tidak ke depan. Para intelektual penting untuk mengkritik, apalagi ketika DPR juga tidak berfungsi dengan bagus. 

“Koalisi gemuk memungkinkan peran DPR menjadi lemah.⁠ Itulah perlunya peran intelektual amat penting untuk mengingatkan sejak awal apa yang disampaikan Prabowo. Mudah-mudahan bisa diimplementasikan,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Prabowo Bahas Kebocoran Anggaran saat Bertemu Tokoh Oposisi

Nasional
10 hari lalu

Budi Djiwandono Kencang Diisukan Masuk Kabinet Prabowo, Ini Kata Istana

Nasional
1 bulan lalu

Cerita Prabowo Bersyukur Masuk Kabinet Jokowi, Ibaratkan Magang

Nasional
1 bulan lalu

Ekonom Ramal Ekonomi 2026 Mandek di Angka 5% gegara Hal Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal