Siapkan Sistem Pengendalian Banjir, Ditjen SDA Selesaikan 42 Bendungan di Indonesia hingga Tahun 2024

Rizqa Leony Putri
Bendungan. (Foto: Kementerian PUPR)

Nantinya, pelaporan dari masyarakat tersebut akan diterima oleh Pos Pendukung SDA. Kemudian, akan diteruskan ke Pos Siaga Banjir di masing-masing Balai yang juga akan berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait seperti BNPB, BPBD, dan Pemda untuk melakukan penanganan bersama.

Jarot menekankan, perlu ada kerja sama dari semua stakeholder untuk menanggulangi banjir. Sebab menurutnya penting untuk melakukan sosialisasi 'kembalikan air ke Bumi' dengan adanya kesadaran dalam pembangunan biopori, sumur resapan atau pun kolam-kolam di wilayah rumah sendiri.

"Ini perlu partisipasi semua stakeholder dan masyarakat. Kami harapkan jadi dorongan moral dan kita gaungkan kembalikan air ke bumi," ujar Jarot dalam kunjungan lapangan Bendungan Ciawi (Cipayung), Bogor, Jawa Barat pada Rabu (11/11/2020).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa Jaksel, Klaim Kurangi Banjir hingga 20 Persen

57 tahun lalu

Penanganan Pascabencana Sumatra Segera Masuk Tahap Rehabilitasi dan Rekonstruksi

57 tahun lalu

Investor Arab Minati Proyek Air di Indonesia, bakal Cek Pembangunan Bendungan

57 tahun lalu

Kementerian PU Targetkan 15 Bendungan Rampung hingga 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal