Selain Indonesia, AS Hapus China, India, dan Vietnam dari Daftar Negara Berkembang

Rahmat Fiansyah
Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AFP)

Langkah ini sejalan dengan Presiden Donald Trump yang frustasi terhadap perekonomian negara-negara besar seperti China dan India yang menerima keuntungan preferensial perdagangan sebagai negara berkembang saat bersengketa di forum Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Dalam kunjungannya ke Davos bulan lalu, Trump kembali mengkritik WTO yang dinilainya tak adil terhadap Amerika.

"China dipandang sebagai negara berkembang. India dipandang sebagai negara berkembang. Kami tidak dilihat sebagai negara berkembang. Padahal menurut pandangan saya, kami negara berkembang juga," kata Trump.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setujui Hampir Seluruh Tuntutan AS untuk Berdamai

57 tahun lalu

Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!

57 tahun lalu

Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...

57 tahun lalu

Dikritik karena Terima Hadiah Pesawat Air Force One dari Qatar, Ini Jawaban Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal