RI Deflasi 4 Bulan Berturut-turut, Ekonom Ungkap Penyebabnya

Anggie Ariesta
Ekonom menilai bahwa penurunan harga yang disebabkan oleh suplai berlebih biasanya tidak mencerminkan adanya masalah di sisi permintaan. (Foto: MNC Portal)

"Meskipun faktor kelebihan suplai penting, analisis terhadap indikator-indikator ini jauh lebih relevan," tuturnya.

Adapun Celios menilai, banyak masyarakat akhirnya mencari jalan lain di luar keuangan formal, seperti pinjaman online (pinjol) ilegal. 

"BPS juga bisa menggunakan indicator persentase masyarakat menggunakan pinjol illegal untuk menunjukkan penurunan daya beli masyarakat (keuangan informal)," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Nasional
2 hari lalu

BPS Proyeksi Produksi Beras Tembus 10,16 Juta Ton pada Januari-Maret 2026

Nasional
2 hari lalu

Ekspor RI Naik 6,15 Persen Sepanjang 2025, Industri Pengolahan Jadi Penopang

Nasional
2 hari lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.800 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal