Relaksasi DNI Dianggap Tidak Perlu, Menko Darmin: Enak Saja!

Rully Ramli
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto:

"Sekarang momentumnya modal asing mulai mau masuk, apalagi setelah kebijakan bunga BI dinaikkan. Momentum ini harus dimanfaatkan dan dijaga. Dengan apa? Dengan berita positif, bukan karena duit," kata Darmin.

Apabila pemerintah tidak sesegera mungkin mengeluarkan kebijakan baru, sentimen positif dari kenaikan suku bunga BI akan hilang. Selain itu, pemerintah harus kembali merancang kebijakan baru, yang akan memakan banyak waktu.

"Kalau tidak ada yg dilakukan, BI naikan subung (suku bunga). Dua minggu juga selesai pengaruhnya. Habis sudah. Kalau momentum ini lewat kita harus menyiapkan kebijakan lagi yang mungkin 3-6 bln baru bisa kita buat," kata Darmin.

Sebelumnya ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan, pemerintah tak semestinya mengeluarkan kebijakan relaksasi DNI. Apindo menganggap kebijakan itu tidak telalu mendesak. "Tidak terlalu urgent untuk direlaksasi," kata Hariyadi, Kamis (22/11/2018).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Kemenhub bakal Evaluasi Penyesuaian Tarif Tiket Pesawat Imbas Kenaikan Harga Avtur

Mobil
5 bulan lalu

VinFast Janji Tambah Investasi Rp16,6 Triliun, Begini Respons Pemerintah

Nasional
10 bulan lalu

Pemerintah Luncurkan PP 28/2025, Permudahan Izin Usaha untuk Dukung Pertumbuhan Investasi

Makro
1 tahun lalu

Lengkap! Ini Paket Insentif yang Diluncurkan Pemerintah, Ada Diskon Listrik hingga 50%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal