Redam Tekanan terhadap APBN, DPR Desak Pemerintah Reformasi Subsidi Energi

Mochamad Rizky Fauzan
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah. (foto: dok iNews)

Said menyarankan pemerintah perlu mendorong peningkatan investasi pada sektor hulu migas agar hasil minyak bumi tidak bertumpu pada sumur lama, termasuk konsisten menjalankan target Refinery Development Master Plan, serta meningkatkan kapasitas pengolahan minyak mentah hingga dua juta barel per hari.

"Kedisiplinan pada target ini perlu kita dapatkan mengingat tren ke depan sebagaimana trajectory energi yang dirumuskan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menunjukkan tren impor minyak mentah, BBM, LPG, dan listrik ke depan terus meningkat," ungkap Said.

Untuk mengurangi beban ketergantungan terhadap minyak bumi yang besar, dia berpendapat pemerintah perlu secara progresif menjalankan kebijakan konversi energi. Sedangkan untuk mengurangi beban ekonomi akibat masih tingginya harga komoditas dunia pada tahun depan, maka pemerintah perlu terus menguatkan program perlindungan sosial.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ungkap APBN Defisit Rp180,4 Triliun per Mei 2026, Setara 0,7 Persen PDB

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 5 Juni 2026 Terlengkap di Seluruh Indonesia

57 tahun lalu

Kepala BGN Diganti, Fraksi PDIP di DPR Minta Tata Kelola MBG Dibenahi

57 tahun lalu

DPR Sahkan RUU P2SK jadi Undang-Undang, Atur Kripto hingga Satgas Pinjol Ilegal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal