Proyek Elevated Dihentikan Sementara Termasuk LRT

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat terkait kecelakaan proyek jalan Tol Becakayu (Foto: iNews.id/Isna)

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga mengatakan, pengerjaan proyek tidak akan terlambat karena pemerintah segera membentuk tim konsultan independen khusus untuk mengevaluasi seluruh proyek elevated.

"Tapi jangan takut ini akan terlambat dan lain-lain karena ini akan dibentuk sistemnya dan akan dievaluasi oleh tim independen," kata Arie di kesempatan yang sama.

Ia melanjutkan, penghentian ini hanya untuk pengerjaan yang berat seperti pengerjaan jembatan jalan Tol, jalan layang, dan pembangunan di atas tanah lainnya. Sementara untuk pekerjaan ringan seperti pengaspalan atau pengecatan jalan masih terus berjalan.

"Sambil berjalan itu masing-masing kegiatan akan kita evaluasi oleh tim keselamatan kontruksi. Kalau sudah dapet approval mereka sudah boleh kerja lagi," tuturnya.

Menurut dia, evaluasi ini wajib untuk dilakukan mengingat pengerjaan proyek memerlukan kedisiplinan dan konsentrasi yang tinggi. Keteledoran sedikit saja bisa membuat kecelakaan proyek yang menyebabkan korban jiwa.

"Sebagai contoh adalah yang kesenggol oleh operator eksavator, itu kan keteledoran. Berikutnya ada lagi, metode kerja tidak dipatuhi dengan sesuai," ucapnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
11 hari lalu

Penumpang Whoosh dan LRT Melonjak usai Kecelakaan Kereta Bekasi, Tembus 45 Persen

Nasional
17 hari lalu

Purbaya Ungkap Proyek Whoosh hingga LRT Minim Pengawasan, Bikin Biaya Membengkak

Megapolitan
30 hari lalu

Listrik Padam di Jakarta Ganggu Perjalanan MRT dan LRT, Pramono: Jangan Terulang Kembali!

Megapolitan
2 bulan lalu

Polisi Ungkap Motif Pengemudi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal