Pertumbuhan Ekonomi Minus, Menko Airlangga Andalkan PKH hingga Kartu Prakerja 

Rina Anggraeni
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Humas Setkab) 

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi pada 2020 minus sebesar 2,07 persen. Konsumsi rumah tangga yang selama ini penopang utama pertumbuhan terkontraksi 2,63 persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut pemerintah fokus mendongkrak konsumsi rumah tangga agar pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa lebih baik.

"Kita akan terus mendorong di konsumsi rumah tangga, pemerintah menyiapkan anggaran yang angkanya terus bergerak," katanya saat jumpa pers, Jumat (5/2/2021).

Untuk mendorong konsumsi, kata Airlangga, berbagai program perlindungan sosial sudah disiapkan dengan pagu anggaran Rp148,66 triliun. Dana tersebut akan disalurkan lewat berbagai program mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga Kartu Prakerja.

"Untuk Program Keluarga Harapan ada 10 juta penerima manfaat. Demikian pula untuk bantuan lainnya seperti Kartu Sembako, Prakerja, BLT dana desa, bansos tunai, dan kuota internet, serta diskon listrik yang dilanjutkan," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa BRILiaN Ketapanrame, Wujud Nyata Pemberdayaan Desa Berkelanjutan

57 tahun lalu

Prabowo: Mari Kita Jujur, Apa Pertumbuhan Ekonomi Sudah Merata dan Adil?

57 tahun lalu

Prabowo Ajak Jujur soal Pertumbuhan Ekonomi: Kita Harus Akui Kelemahan dan Kesulitan yang Dihadapi

57 tahun lalu

Ekonomi RI Tumbuh Kuat 5,61 Persen, Gubernur Lemhannas Minta Jaga Tren Positif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal