Perpanjangan Jalur MRT ke Tangsel Butuh Dana Rp20 Triliun

Okezone
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: Ant)

Menhub menilai, proyek MRT seharusnya menarik dari sisi bisnis. Untuk mengompensasi biaya pembangunan selain dari tiket, proyek tersebut bisa mengandalkan bisnis properti dengan konsep transit oriented development (TOD).

Dia berharap isu pendanaan bisa ditemukan solusinya cepat sehingga MRT bisa dibangun ke Tangsel paling lambat 2022.

"Saya optimistis proyek MRT ke Tangsel ini bisa berjalan," ujar dia.

Wacana perpanjangan jalur MRT sampai Tangsel sudah muncul sejak November 2018. Jalur MRT dikabarkan bakal berlanjut melintasi Ciputat, Pondok Cabe, Pamulang, Puspitek, Rawa Buntu, dan Kota Tangerang. (Taufik Fajar)

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Megapolitan
9 hari lalu

7 Pengembang Swasta bakal Investasi Bangun MRT Rute Kembangan-Balaraja

Megapolitan
15 hari lalu

Pemprov DKI Pastikan 15 Golongan Gratis Naik Transportasi Umum Berlanjut Tahun Ini

Megapolitan
16 hari lalu

Penumpang Transjakarta-MRT Tembus 461 Juta Orang Sepanjang 2025, Meningkat 16,65 Persen

Megapolitan
17 hari lalu

Pramono: Kawasan Stasiun Harmoni MRT Jakarta bakal Jadi TOD Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal