Peringkat Kemudahan Berusaha Turun, RI Belum Fokus ke Akar Masalah

Isna Rifka Sri Rahayu
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Kini cara tersebut rupanya sudah tidak mempan lagi karena sudah mencapai batas maksimal. "Kita akan mentok, tidak akan menikmati perbaikan perbaikan yang signifikan dari ranking yang sudah ada," kata dia.

Oleh karenanya, pemerintah harus introspeksi agar tetap fokus sesuai jalur peningkatan kemudahan berusaha. Pasalnya, peringkat EoDB ini dapat menjadi tolok ukur investor untuk memercayakan modalnya ke Indonesia.

"Saya ingat waktu saya pertama kali menggaungkan EoDB 2014 itu semuanya excited, semangat, berapi-api, fokus. Mungkin saya harus akui di 2017 kita sudah mulai kehilangan fokus. Semangat kita tidak sama dibandingkan 2014, 2015, dan 2016," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
3 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Nasional
4 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Nasional
6 hari lalu

Danantara Siap Borong Saham Lokal, Ini Kriteria Perusahaan yang Dilirik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal