Penghentian Sementara Proyek Elevated Dipastikan Tak Ganggu Target

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Foto: iNews.id/Isna)

Ia menegaskan, yang saat ini dilakukan pemerintah bukan moratorium melainkan evaluasi dengan menunda pekerjaan konstruksi yang bersifat elevated atau melayang. Tingginya risiko dalam pengerjaan pembangunan elevated dinilai belum memenuhi syarat karena masih banyaknya kejadian kecelakaan di lapangan.

"Oleh karenanya komite akan melakukan evaluasi dengan menggunakan konsultan independen di mana evaluasi itu akan segera diberikan bersamaan dengan para pelaku konstruksi itu menyampaikan semacam SOP (Standard Operating Procedure) atau cara kerja yang lebih mengutamakan keselamatan," tuturnya.

Meski banyak korban yang berjatuhan dalam kecelakaan konstuksi, ia mengatakan tidak ada penggantian kontraktor di tengah proyek yang sedang berjalan. Sebab, menurutnya kesalahan tersebut belum terlalu fatal.

"Saya pikir, tidak demikian yang penting orang yang di belakang, kecuali ada pekerjaan yang terlambat dan kesalahannya fatal sekali," kata dia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Analisis Politisi PSI soal Pencabutan Status Bandara Internasional di IMIP Morowali

Nasional
3 bulan lalu

Proyek Pelabuhan Palembang Baru Masuk PSN, Siap Dibangun Awal 2026

Nasional
6 bulan lalu

Jangan Lupa! Tarif KRL, MRT hingga LRT Jabodebek Cuma Rp80 Berlaku 17-18 Agustus

Nasional
7 bulan lalu

Pencarian KMP Tunu di Selat Bali, Menhub: Kita Kerahkan Kekuatan Penuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal