JAKARTA, iNews.id - Kontribusi remitansi dari pekerja migran menghasilkan devisa untuk Indonesia menembus Rp159,6 triliun per tahun. Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto hal tersebut merupakan salah satu penerimaan devisa yang besar bagi Indonesia.
Hal ini membuat Pemerintah terus mendorong dan memberikan dukungan bagi pekerja migran. Terlebih bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang didukung dengan kompetensi mereka.
“Indonesia bangga dengan saudara dan saudari yang hadir di ruangan ini,” ujar Menko Airlangga saat menyampaikan motivational speech dalam acara Pelepasan Pekerja Migran Indonesia Program G to G Korea Selatan, Senin (22/8/2022).
Menurut Menko Airlangga, pekerja migran selama ini telah menjadi salah satu penopang tumbuhnya perekonomian nasional.
Bahkan, berkontribusi secara konkret bagi pendapatan negara dan produktivitas ekonomi, melalui tingginya remitansi atau pendapatan yang dikirimkan ke dalam negeri. Remitansi ini tak hanya mampu memberi manfaat finansial bagi kesejahteraan keluarga pekerja, namun juga berperan sebagai katalisator dalam meningkatkan devisa negara.