Menteri Susi Sebut Ekspor Produk Perikanan RI ke AS Bebas Tarif Impor

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Menurut dia, konsistensi Indonesia dalam memerangi illegal fishing turut dinikmati seluruh dunia. Pasalnya, dengan hilangnya illegal fishing tersebut pasokan ikan di dunia terjaga mengingat Indonesia memiliki perairan seluas 3.257.483 kilometer persegi yang menghasilkan banyak produk perikanan dunia.

"Nanti apa reward-nya kita perangi illegal fishing kan. Kan itu bukan cuma untuk kita, untuk dunia juga, untuk stok ikan dunia," ucap Susi.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sepanjang 2017 telah menahan 132 kapal karena telah terbukti melakukan illegal fishing. Penangkapan itu tidak hanya kapal berbendera asing, tapi kapal dari Indonesia turut diproses.

Adanya penangkapan ini membuat stok ikan pada 2017 bertambah 7,63 juta ton. KKP berusaha menggenjot kinerja dengan memberikan sarana dan prasarana kepada nelayan sehingga di tahun ini stok ikan bertambah menjadi 9,45 juta ton.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
26 hari lalu

Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Guru Besar UI Sebut Bukan karena Kecanggihan

Nasional
1 bulan lalu

BPJPH: Produk AS yang Masuk RI akan Kantongi 2 Label Halal

Nasional
1 bulan lalu

RI Teken Perjanjian Tarif AS, Bahlil: Perusahaan yang Mau Investasi Tetap Hormati Aturan

Nasional
1 bulan lalu

Dony Oskaria Ungkap Kampung Nelayan bakal Dikelola BUMN

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal