Menhub dan Panglima TNI Menuju Lokasi Jatuh Sriwijaya Air 

Aditya Pratama
Menhub Budi Karya Sumadi dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan menuju lokasi jatuh pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di kawasan Kepulauan Seribu. (Foto: Antara) 

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bersama dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memimpin pencarian korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di kawasan Kepulauan Seribu, antara Pulau Lancang dan Pulau Laki. Budi menyebut, pencarian para korban merupakan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).  

Kepala Negara meminta agar proses tersebut dilakukan secara maksimal. Sedangkan tim akan menggunakan KRI Ciptadi dan KRI Bontang yang dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (10/1/2020), pukul 09.00 WIB.  

"Hari ini kami bersama Panglima (TNI) dan Basarnas akan menuju ke lokasi dan ini semua atas permintaan Pak Presiden kemarin pukul 17.00 WIB, menginstruksikan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal," ujar Budi, Minggu (10/1/2021). 

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito membeberkan kronologi pesawat Sriwijaya Air hilang kontak di sekitar Pulau Laki. Pesawat rute Jakarta-Pontianak itu terakhir komunikasi sekitar pukul 14.47 WIB. 

"Kami menerima informasi dari ATC 14.55 WIB. Pesawat take off 14.36 WIB lalu 14.39 masih komunikasi. Kemudian pukul 14.47 WIB sudah tidak bisa komunikasi," kata Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito saat dikonfirmasi iNews.id. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Panggil Menhub ke Istana, Bahas Tiket Pesawat?

57 tahun lalu

Eks Staf Ahli Kembalikan Uang ke KPK, Mantan Menhub Budi Karya Berpeluang Diperiksa lagi

57 tahun lalu

Persinyalan Kereta Disorot usai Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Ini Kata Menhub

57 tahun lalu

Jelang Ibadah Haji 2026, Menhub Pastikan Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Jemaah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal