"Lapindo brantas mau nyerahin asetnya. Kita jajaki di mana aset mana yang wilayah terdampak kita lihat dan evakuasi. Kalau aset nilainya cukup kita ambil. Sudah ada kemajuan, kalau sudah ada kesimpulannya kita khusus kasih tahu intinya adalah kita mau progresnya," ujarnya.
Saat ini, Kemenkeu berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Kejaksaan Agung dalam pembayaran utang Lapindo.
"Kita sekarang ada kemajuan internal, di lingkungan pemerintah, tapi karena sifatnya internal, kita konsultasi dengan kejagung, kemarin juga ke BPK," tuturnya.