Klaim Asuransi Pertanian Melonjak Tahun 2019, Ini Penyebabnya

Ranto Rajagukguk
Ilustrasi. (Foto: Kementan)

Sementara itu Direktur Pembiayaan Pertanian Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Indah Megahwati mengatakan, tahun ini pemerintah menyediakan anggaran Rp163,2 miliar untuk Asuransi Pertanian.

"Anggaran tersebut disalurkan untuk Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebesar Rp144 miliar dan Asuransi Usaha Ternak Sapi atau Kerbau (AUTS/K) sebesar Rp19,2 miliar," ujarnya.

Program asuransi yang dimulai sejak 2015 ini besaran preminya Rp180.000 per hektare per musim. Dari jumlah premi itu, yang dibayar oleh petani hanya 20 persen atau Rp36.000 per hektare. Sedangkan 80 persen sisanya atau Rp144.000 dibayarkan oleh pemerintah atau disubsidi. "Nilai pertanggungannya (klaim) yang akan diterima petani sebesar Rp6 juta per hektar," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kementan Sebut Sektor Peternakan Punya Peran Strategis dalam Ketahanan Pangan

57 tahun lalu

Viral Seni Ketangkasan Domba Garut Pertama Kali Digelar Indoor, Intip Keseruannya!

57 tahun lalu

BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan

57 tahun lalu

Realisasi Pembiayaan Investasi Pemerintah Tembus Rp22,73 Triliun di Awal 2026, untuk Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal