Kepala BPS: Data BPS Tidak Bisa Menyenangkan Semua Pihak

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (Foto: iNews.id/isna Rifka)

Dia mengatakan, data-data yang dirilis oleh BPS sangat penting bagi evaluasi kinerja pemerintah sehingga dapat menjadi dasar untuk menentukan perencanaan negara. Dengan demikian, hasil riset BPS tidak boleh melenceng dari realita di lapangan karena dapat membuat pemerintah salah tentukan kebijakan.

"Di sana juga bisa dilihat indikator BPS menampilkan PR (perkerjaan rumah) yang harus dikerjakan. Misalnya, neraca perdagangan yang masih defisit," ucapnya.

Selain itu, hasil riset BPS juga memperlihatkan indikator-indikator yang menunjukkan keberhasilan pemerintah yang berhasil dicapai. Hal ini dapat menjadi tolak ukur pemerintah untuk meningkatkan lagi kinerjanya di sektor tersebut.

"Kalau dilihat, ada indikator-indikator BPS yang menunjukkan keberhasilan pemerintah, seperti pengendalian inflasi, penurunan tingkat kemiskinan," tuturnya.

Sebelumnya, tudingan soal data BPS yang tidak akurat sudah membuat kebal telinga para pimpinan lembaga data tersebut. Selama ini ditengarai tuduhan data BPS tidak valid karena petugas tidak turun ke lapangan.

Meski demikian, BPS menganggap angin lalu saja, bahkan siap diadu dengan lembaga mana pun yang juga melakukan pendataan dan survei. Munculnya tuduhan data tidak akurat tersebut oleh BPS dinilai sebagai salah satu upaya untuk mendiskreditkan lembaga negara tersebut.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
23 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Makro
1 hari lalu

Tingkat Ketimpangan Pengeluaran Penduduk RI Turun per September 2025, Kota Penyumbang Terbesar

Nasional
1 hari lalu

BPS: Jumlah Pengangguran RI Turun Jadi 7,35 Juta Orang per November 2025

Nasional
1 hari lalu

1,37 Juta Lapangan Kerja Tercipta, Pengangguran RI Turun Jadi 4,74% pada November 2025  

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal