Kementerian ESDM Targetkan Bangun 10.000 SPBU Kendaraan Listrik pada 2025

Rina Anggraeni
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana meluncurkan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) di kantornya, Jakarta, Senin (31/8/2020). (Foto: ESDM)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 13 tahun 2020, tentang penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor berbasis baterai. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana memastikan, penerbitan regulasi itu merupakan upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air agar semakin meningkat.

Sebab, di dalam Permen ESDM Nomor 13 tahun 2020 itu telah diatur bahwa infrastruktur pengisian kendaraan bermotor listrik berbasis baterai terdiri atas dua jenis. "Yaitu yang pertama adalah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum atau SPKLU (untuk mobil) dan yang kedua adalah Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum atau SPBKLU (untuk motor)," kata Rida dalam video virtual, Selasa (3/11/2020)

Melalui SPBKLU, para pengendara sepeda motor listrik dapat menukar baterai yang lama dengan baterai yang sudah terisi dari rak penyimpanan dan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit. Saat ini, telah tersedia sembilan titik lokasi SPBKLU dengan perincian, yakni sebanyak enam unit di kota Jakarta Selatan, satu unit di Kota Tangerang dan dua unit di Kota Tangerang Selatan.

Rida menjelaskan, sesuai dengan road map SPBKLU, pada 2025 ditargetkan tersedia 10.000 unit SPBKLU. "Dan pada tahun 2030 kita berharap akan tersedia 15.625 unit SPBKLU," ujar Rida.

Sementara untuk SPKLU, yaitu charging station untuk mobil listrik, Rida memastikan, saat ini secara total telah terdapat 62 unit charging station, yang berada di 37 lokasi SPKLU. Sesuai dengan road map-nya, pada 2025 ditargetkan terpasang sejumlah 2.465 unit SPKLU, dan pada tahun 2030 akan terpasang sejumlah 7.146 unit SPKLU.

"Yang akan ditempatkan di tempat-tempat yang mudah dijangkau masyarakat, seperti di pusat perbelanjaan, area perkantoran, bandara, apartemen, pool taksi, dan lain sebagainya," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Daya Tempuh Jauh, Pabrikan Otomotif Berlomba Kembangkan Motor Listrik Pintar

57 tahun lalu

RI Segera Bangun Proyek PLTS 100 Gigawatt, Siapkan Lahan 24.000 Hektare

57 tahun lalu

Kejar Produksi Energi, Bahlil Tawarkan 118 Wilayah Kerja Migas Baru ke Investor 

57 tahun lalu

Purbaya Tunda Pemberian Insentif Kendaraan Listrik, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal