Kementan Upayakan Asuransi Pertanian Cabai dan Bawang

Ranto Rajagukguk
Kementerian Pertanian mengkaji penerapan asuransi pertanian untuk komoditas cabai dan bawang. (Foto: Kementan)

“Ini akan kita dorong. Setelah dia merasa itu ada manfaatnya, polis Rp180.000 itu tidak akan ada artinya dibandingkan manfaat yang mereka peroleh,” kata Sarwo Edhy.

Sarwo Edhy mengakui, pemerintah saat ini masih fokus memberikan asuransi pada komoditas padi dan ternak sapi. Alasannya, dua usaha pertanian tersebut risikonya paling tinggi ketimbang yang lainnya.

“Komoditi pangan lain seperti jagung risikonya kecil terkena OPT, kekeringan dan banjir. Jadi kita cover yang terkena dampak besar seperti padi,” kata Sarwo Edhy.

Sementara asuransi ternak sapi, kata Sarwo Edhy, bertujuan untuk mengamankan indukan yang selama ini banyak dipotong. Apalagi pemerintah sudah membuat peraturan pelarangan pemotongan betina produktif.

“Jadi yang kita targetkan adalah komoditas yang mudah terkena risiko,” katanya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

Tantang 2 Bocah Makan Cabai sampai Trauma, Pria di Depok Ditangkap!

4 hari lalu

Daftar Harga Pangan 18 Juli 2026: Beras hingga Daging Ayam Kompak Naik

10 hari lalu

Mentan bakal Tambah Anggaran Pertanian buat Papua, Buka Sawah Baru hingga Kirim Traktor

13 hari lalu

Harga Daging Sapi hingga Bawang Putih Naik 9 Juli, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal