Kelistrikan Kalimantan Siap Sambut Ibu Kota Negara Baru

Yanto Kusdiantono
kebutuhan listrik untuk Ibu Kota baru diperkirakan mencapai 500 MW dan diyakini bisa dipenuhi. (Foto: Istimewa)

Untuk itu, kata dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan pasokan listrik untuk Ibu Kota baru di Kalimantan. Apalagi pada 2024 nanti, pasokan listrik di wilayah itu diproyeksikan mencapai 4.000 MW. 

MoU dengan Industri

Dengan kondisi kelistrikan yang diperkirakan terus mengalami surplus, PLN Regional Kalimantan saat ini sedang gencar melakukan pendekatan kepada industri untuk menyerap listrik. PLN telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perusahaan dengan total kapasitas listrik yang dibutuhkan sekitar 500 MW.

"Kami perkirakan 1-2 tahun ke depan mereka siap sambil kita bangun transmisinya," ujar dia. 

Dalam MoU tersebut beberapa sektor industri yang sudah menyatakan minatnya untuk menyerap listrik PLN adalah perkebunan kelapa sawit, smelter, migas, dan kawasan industri. "Total ada tujuh perusahaan yang melakukan MoU," ujar Machnizon. 

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

57 tahun lalu

PLN Pangkas Anak Usaha dari 44 Jadi 23 Entitas

57 tahun lalu

Jangan Lewatkan! Besok Ada Resepsi Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

57 tahun lalu

Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal