Jokowi: Kita Ngomong Apa Adanya, Ekonomi Kuartal II Bisa Minus 4,3-5 Persen

Djairan
Presiden Joko Widodo. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Jokowi mengatakan, kondisi pandemi Covid-19 sangat dinamis. Dia meminta kepada semua pihak untuk bergerak cepat memulihkan ekonomi.

Jokowi menyebut, proyeksi pertumbuhan ekonomi global saat ini berubah-ubah. Perubahan tersebut bukan mengarah kepada perbaikan, melainkan semakin sulit.

Terbaru, kata dia, OECD memprediksi pertumbuhan ekonomi global 2020 minus 6 hingga 7,6 persen. Beberapa negara seperti AS minus 9,7 persen, Jerman minus 11 persen, dan Malaysia minus 8,3 persen.

"Isinya minus-minus. Kita, Indonesia, kuartal I, masih plus. Biasanya 5, sekarang 2,97 persen. Kuartal II, kita sudah akan jatuh minus, kita bisa minus 4,3, bahkan 5 persen," kata Jokowi saat memberikan sambutan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan, semua negara terkena imbas Covid-19. Dia ingin kuartal III-2020 menjadi momentum untuk mengungkit ekonomi.

Saat ini, pemerintah tengah berupaya mengendalikan Covid-19 sambil mendorong ekonomi. Meski begitu, kata dia, menyeimbangkan kedua hal itu bukan hal yang mudah.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

57 tahun lalu

Rizal Fadillah Minta Polisi Tegas soal Kasus Ijazah Jokowi: Beri Kepastian Hukum!

57 tahun lalu

David Pajung: Sidang Kasus Ijazah Jokowi Harus Terbuka agar Publik Melihat Fakta

57 tahun lalu

Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Khozinudin: Polisi dan Jaksa Ragu!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal