Jokowi: Covid-19 Bukan Hal yang Biasa, Ini Mengerikan

Dita Angga
Presiden Joko Widodo. (Foto: Ist)

“Dulu ngomong dunia, global economy growth-nya akan -2,5 persen. Ganti lagi ke -5 persen. Terakhir, OECD bahkan -6 sampai -7,6 persen coba. Berubah terus. Lha kalau kita tidak ngeri dan menganggap ini biasa-biasa saja, waduh bahaya banget,” ujarnya.

Dia menyoroti rendahnya penyerapan anggaran yang seharusnya bisa mengungkit perekonomian. Dia meminta agar kementerian, terutama yang memperoleh anggaran besar, segera membelanjakannya.

“Kita ingin ada percepatan penyerapan anggaran. Kita tahu semuanya, bahwa dunia sedang krisis. Krisis kesehatan, krisis ekonomi, 215 negara mengalami hal yang sama, termasuk kita,” tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Prabowo Targetkan Kemiskinan Turun Jadi 6 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Rakyat

Nasional
19 jam lalu

War Room Deregulasi dan Reformasi Birokrasi

Buletin
20 jam lalu

Prabowo Sebut Rakyat Hanya Ingin Hidup Layak, Bukan Kaya Raya

Buletin
21 jam lalu

Paparkan KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Hingga 6,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal