Jangan Bergantung APBN, Jokowi Minta Daerah Anggarkan Penanganan Covid-19

Dita Angga
Presiden Jokowi mendorong pemerintah daerah mengalokasikan penanganan pandemi Covid-19 di APBD masing-masing. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan testing Covid-19 di setiap daerah berbeda-beda. Ada daerah sudah sesuai standar WHO, ada juga yang belum.

“Testing ini juga tidak bisa merata ya, kita ngomong apa adanya. Kayak DKI Jakarta sudah 12 kali dari standar WHO. Yang lain sudah sesuai standar, tapi belum banyak,” katanya, dikutip dalam Akun YouTube Sekretaris Presiden Minggu (21/2/2021).

Untuk itu, Jokowi mendorong agar pemerintah daerah kembali mengalokasikan penanganan pandemi Covid-19 di APBD masing-masing.

“Kemarin kita sampaikan dalam APBD urusan pandemi harus ada lagi di 2021. Pada 2020 realisasi untuk covid itu kecil sekali di APBD,” ujarnya.

Jokowi mengatakan Menteri Keuangan telah meminta daerah ikut bergotong-royong dalam penanganan Covid-19.

“Sehingga kemarin Menteri Keuangan sudah menyampaikan agar di APBD juga ikut gotong-royong. Baik mendukung bansosnya atau mendukung dari sisi pembelian PCR antigen, masker dan lain-lain. Sehingga semua tidak bertumpuk pada APBN pusat,” kata Presiden. 

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Nilai Pelemahan Rupiah Belum Hambat Aktivitas Ekonomi RI

57 tahun lalu

Habiburokhman soal 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Tak Menyalahi Hukum dan Syariah

57 tahun lalu

MUI Sebut Presiden Kurban Pakai APBN Sah: Secara Syar'i Tak Ada Soal

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.800, Reaksi Menkeu Purbaya Jawab Singkat: Enggak Ada Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal