Presiden Joko Widodo telah melaksanakan soft launching operasional Pelabuhan Patimban secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (20/12/2020).
Peluncuran itu ditandai dengan ekspor perdana 140 unit mobil antara lain Toyota, Daihatsu, dan Suzuki. Ekspor dilakukan menggunakan Kapal MV Suzuka Express milik PT Toyofuji Shipping Co Ltd dengan tujuan Brunei Darussalam.
Proyek pembangunan Pelabuhan Patimban dimulai Juli 2018 dan akan selesai pada 2027 melalui empat fase. Fase I meliputi pembangunan terminal, break water, jembatan penghubung, terminal kendaraan, dan jalan akses (paket pekerjaan oleh Kementerian PUPR). Kapasitas fase I adalah 3,75 juta TEUs (twenty foot equivalent unit) peti kemas dengan kapasitas terminal mobil 218.000 unit mobil CBU.
Pada tahap II, yakni 2021-2024 akan dibangun seluas 66 hektare dan tambahan untuk terminal mobil dengan kapasitas 600 ribu kendaraan bermotor (CBU). Selanjutnya, pada 2024-2025 akan dilakukan pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas kumulatif kargo sebanyak 5,5 juta TEUs.
"Pada tahap akhir 2026-2027 akan dilakukan pembangunan berupa terminal peti kemas dengan kumulasi kapasitas sebanyak 7,5 TEUs dan 600 ribu CBU," ujar Ayodhia.