Insiden BEI, Pakar Konstruksi: Gedung Usia 20 Tahun Harus Ditinjau

Ade Miranti Karunia Sari
Situasi Gedung Bursa Efek Indonesia beberapa jam setelah selasar tower runtuh (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia Davy Sukamta menanggapi kejadian runtuhnya selasar Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terjadi pada Senin 15 Januari 2018 siang sehingga banyak orang mengalami luka-luka.

Menurut dia, tidak ada yang salah dengan konstruksi mezzanine yang digantung. Mezzanine tersebut diprediksi bisa bertahan hingga 20 tahun.

"Secara konstruksi seharusnya tidak ada yang salah dengan mezzanine yang digantung ini. Makanya itu bisa bertahan 20 tahun," katanya kepada iNews.id, Selasa (16/1/2018).

Dia mengakui, gedung yang dibangun sejak tahun 1998 tersebut sudah berusia 20 tahun. Karena itu, gedung harus ditinjau lima tahun sekali untuk menguji laik fungsinya.

"Secara sertifikat layak fungsi per lima tahun kondisinya harus ditinjau," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

57 tahun lalu

IHSG Diprediksi Melemah di Perdagangan Awal Juni, Ini Sentimen Pendorongnya

57 tahun lalu

IHSG Sepekan Anjlok 8,35 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp10.635 Triliun 

57 tahun lalu

IHSG Tertekan, BEI Sebut Laba Emiten Naik 21,5 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal