Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan inflasi sebesar 1,90 persen dan memberikan andil inflasi sebesar 0,55 persen.
Komoditas yang mendorong inflasi pada kelompok ini adalah sigaret kretek mesin yang memberikan andil inflasi sebesar 0,13 persen, minyak goreng dengan andil 0,11 persen.
Sementara itu, terdapat komoditas lain yang memberikan andil inflasi cukup besar antara lain, beras, kopi bubuk, bawang merah, ikan segar, daging ayam ras dan bawang putih.