IMF Sebut Perang Israel-Hamas Bisa Pengaruhi Ekonomi di Timur Tengah

Aditya Pratama
Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgieva memperingatkan perang Israel-Hamas berpotensi berdampak pada perekonomian negara-negara tetangga di Timur Tengah. (Foto: Reuters)

Setelah mengalami lonjakan awal akibat serangan Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober, harga minyak mentah telah menurun dan tetap jauh di bawah harga tertinggi pada bulan September yang dicapai ketika penurunan produksi oleh Arab Saudi dan Rusia.

Sementara itu, imbal hasil (yield) utang pemerintah AS, yang pergerakannya berlawanan dengan harga, berada pada level tertinggi yang belum pernah terjadi selama lebih dari satu dekade. Hal ini menunjukkan bahwa belum ada kembalinya dana yang sempat beralih ke aset-aset yang lebih aman yang terjadi segera setelah serangan Hamas.

Meskipun Wall Street sebagian besar mengabaikan perang tersebut, Konferensi PBB tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) pada hari Rabu memperingatkan konsekuensi yang mengerikan bagi perekonomian Palestina yang sudah tertatih-tatih, mengacu pada Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur.

“Sangat sulit untuk membuat penilaian yang tepat (terhadap kerusakan), tetapi kerugiannya akan mencapai puluhan miliar dolar,” ucap Direktur Divisi Strategi Globalisasi dan Pembangunan UNCTAD, Richard Kozul-Wright.

“Lingkaran setan kehancuran dan rekonstruksi parsial harus diputus dengan merundingkan solusi damai berdasarkan hukum internasional,” tuturnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah

57 tahun lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal