Hindari Mafia Beras, Erick Thohir: Produksi Dalam Negeri dan Impor Harus Satu Data

Suparjo Ramalan
Menteri BUMN Erick Thohir sentil oknum penimbun beras (Foto: iNews.id/ Suparjo)

Dia menjelaskan, jumlah produksi dan impor produk komoditas yang berada dalam satu data akan menghilangkan daerah abu-abu yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mencari keuntungan. Hal itu, juga dapat menghindari praktik mafia beras. 

"Akhirnya itu terjadi apa? Grey area, ya abu-abu yang akhirnya dimanfaatkan oleh orang yang ingin mencari keuntungan sesaat," ungkap Erick. 

Dia menambahkan, untuk stok beras dalam negeri, kebijakan impor tergantung pada kapasitas produksi di tingkat petani. Bila produksi di dalam negeri membaik, maka impor beras tidak akan dilakukan. 

Seperti diketahui, pemeringtah rencana Perum Bulog bakal mendatangkan 1 juta ton beras dari China. "Tergantung, kalau produksi di dalam negerinya bagus ya kita tidak impor," tutur Erick. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hary Tanoesoedibjo Minta Menpora Turun Tangan, Rumah Biliar Harus Kantongi Rekomendasi POBSI!

57 tahun lalu

Erick Thohir Soroti Keputusan Berani John Herdman Masukkan Pemain Muda di Timnas Indonesia

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

BPS Ramal Produksi Beras RI Turun Jadi 21,95 Juta Ton hingga Juli 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal