Heboh Lem Aibon Rp82 Miliar dalam APBD DKI, Sri Mulyani Koordinasi dengan Tito Karnavian

Rully Ramli
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

Menjelang finalisasi Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) menjadi RAPBD, Pemprov DKI kembali mengajukan anggaran yang kontroversial.

Dalam KUA-PPAS 2020, muncul anggaran lem aibon senilai Rp82,8 miliar. Jumlah pembelian dalam area Disdik DKI itu mencapai 32.500 unit dengan harga per unit hingga Rp184.000.

Selain lem aibon, Pemprov DKI juga mendapat kritikan setelah anggaran untuk Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) membengkak. Pada 2019, anggarannya Rp7,5 miliar dan diusulkan naik menjadi Rp26,5 miliar pada tahun depan.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Warga Lapor Parkir Liar Lewat JAKI Direspons Bukti AI, Pemprov DKI Akui Kesalahan Proses Validasi 

Megapolitan
1 hari lalu

Viral Aduan Warga Pasar Rebo soal Parkir Liar Lewat JAKI Direspons Bukti AI

Megapolitan
2 hari lalu

Pramono Wajibkan Gedung 4 Lantai Lebih Terkoneksi CCTV Pemprov Jakarta

Megapolitan
6 hari lalu

Pramono Akui Masalah Sampah Jakarta Belum Tuntas, Pengangkutan Dipercepat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal