Perempuan kelahiran Lampung berdarah Jawa Tengah ini juga tidak lupa mengapresiasi jasa para tokoh-tokoh wanita Indonesia terdahulu yang berusaha menyetarakan persamaan hak laki-laki dan perempuan seperti Raden Ajeng Kartini.
Karir Sri Mulyani sendiri tergolong cemerlang. Perempuan yang mengawali karir di dunia akademik lewat LPEM-UI ini masuk ke dunia pemerintahan pada tahun 1998 sebagai Anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan Bidang Keuangan dan Moneter.
Tidak hanya di Kementerian Keuangan, Sri Mulyani tercatat pernah bekerja di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Setidaknya, tiga jabatan prestisius pernah dipegangnya dalam tim ekonomi yakni Menteri Keuangan, Menteri Koordinator Perekonomian, dan Kepala Bappenas.
Di kancah global, karir Sri Mulyani tak kalah bersinar. Dia pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Dana Moneter Internasional (IMF). Sementara pada Juni 2010, Sri Mulyani berkarir ke Bank Dunia sebelum akhirnya ditarik kembali menjadi menteri keuangan untuk kedua kalinya di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla.