Hadapi Virus Korona, Jokowi Minta Mitigasi Risiko Ekonomi Diperkuat

Aditya Pratama
Presiden Jokowi. (Foto: Ant)

"Walaupun kita menghadapi tekanan ekonomi global, tapi kita tetap harus optimistis. Pertumbuhan ekonomi kita di tahun lalu 2019 tercatat 5,02 persen, pertumbuhan ini cukup baik di tengah ketidakpastian situasi global dan kemungkinan resesi yang sudah terjadi di beberapa negara," tuturnya.

Presiden juga menyinggung pentingnya Omnibus Law Cipta Kerja dan Perpajakan bagi pertumbuhan ekonomi. Dia meminta agar investasi terus ditingkatkan, terutama sektor padat karya yang membuka banyak lapangan kerja.

"Kemudian juga hilirisasi industri harus terus didorong termasuk di kawasan Indonesia bagian timur, ini terutama. Penguatan usaha mikro, usaha kecil usaha menengah harus terus dilakukan sehingga mampu naik kelas, masuk dalam supply chain nasional maupun supply chain global,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
14 jam lalu

Rismon Sebut Perdebatan Perubahan File Ijazah Jokowi Harus Dibuktikan di Sidang

9 hari lalu

Gugatan Bonatua soal Ijazah Jokowi di PTUN Dicabut, Ini Alasannya

12 hari lalu

Jokowi Kenang Sosok Eks Mendag Rachmat Gobel: Menteri yang Kerja Keras

13 hari lalu

Tiba di Pengadilan Jakarta Timur, Dokter Tifa Siap Bacakan Eksepsi 37 Halaman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal