JAKARTA, iNews.id – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 yang fokus pada tiga hal.
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menjabarkan, fokus pemerintah pertama yaitu memperkuat perencanaan dan penganggaran dengan menajamkan program prioritas pada tahun 2019 serta memperkuat koordinasi antara Kementerian/Lembaga dan Pusat-Daerah.
"Kedua, pengendalian perencanaan yang dilakukan dengan menyusun proyek prioritas pembangunan untuk memastikan perencanaan dijalankan dengan baik. Ketiga, perkuatan perencanaan berbasis kewilayahan yang dilakukan dengan penyusunan proyek prioritas hingga detail rencana lokasi pembangunan. Keempat, penajaman integrasi sumber pendanaan," ujar Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro saat berpidato di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Senin (30/4/2018).
Selain itu, kata Bambang, pemerintah juga akan mendorong keterlibatan peran swasta dan BUMN untuk membiayai pembangunan. Bentuk pelibatan tersebut akan dilakukan melalui berbagai skema, terutama Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA).
Dalam rancangan awal RKP 2019, pembangunan infrastruktur yang akan didanai melalui skema KPBU mencapai Rp14,5 triliun sementara target pembiayaan investasi yang difasilitasi melalui skema PINA bisa mencapai Rp41,1 triliun.