Erick Thohir Beberkan Alasan Indonesia Tak Gunakan Vaksin Pfizer dan Moderna

Giri Hartomo
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. (Foto: Antara)

"Kemenkes menentukan ini tentu berdasarkan data yang ada di list WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) dan sudah melalui uji klinis I, II yang sudah full report, jadi datanya ada," ujarnya dalam diskusi virtual, Selasa (24/11/2020). 

Mantan pemilik klub sepakbola Inter Milan itu menambahkan, selain kriteria tersebut, ada beberapa hal lain yang membuat pemerintah mengambil vaksin dari perusahan tersebut. Misalnya saja, vaksin yang dibeli pemerintah merupakan vaksin yang memiliki kapasitas distribusi mudah.

"Vaksin yang akan dibeli pemerintah juga merupakan vaksin yang cold chainnya atau distribusinya yang friendly dengan distribusi kita, di mana 2-8 derajat celcius," katanya.

Menurut Erick, kapasitas distribusi yang dimiliki Indonesia saat ini di kisaran derajat itu. Dengan begitu, kemampuan vaksin untuk bertahan dalam suhu yang cocok dengan kapasitas distribusi Indonesia menjadi penting.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

BUMN Pengelola Sampah jadi Listrik PT Denera bakal Melantai di Bursa 2028

Bisnis
25 hari lalu

Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026

Nasional
25 hari lalu

Bapanas Dorong Optimalisasi DMO Imbas Kenaikan Harga Minyak Goreng di 207 Kabupaten Kota

Nasional
1 bulan lalu

Waspada! Lowongan Kerja KAI Palsu Beredar di TikTok, Begini Modusnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal