Dukung Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, 500 Perlintasan Sebidang Akan Ditutup

Rahmat Fiansyah
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas PUPR)

Pria asal Solo itu memastikan, Kementerian PUPR akan memakai produk dan teknologi dalam negeri untuk pembangunan flyover dan underpass. Dengan begitu, biaya pembangunan bisa lebih hemat dan lebih cepat.

Menurut dia, produk lokal sudah pernah digunakan untuk Flyover Antapani Bandung dengan Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP). Teknologi ini dinilainya bisa menghemat biaya hingga 40 persen daripada beton biasa. Selain itu, waktu pengerjaannya hanya enam bulan saja.

Selain itu, dia mengaku berencana menggunakan precast concrete girder. Teknologi itu saat ini sudah diproduksi oleh pengusaha lokal.

"Jadi nanti akan banyak produk dalam negeri yang akan kita manfaatkan,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Kemenkeu bakal Ambil Alih Operator Kereta Cepat Whoosh, Ini Kata Purbaya

Nasional
4 hari lalu

Kronologi Whoosh Berhenti di Jalur Layang Kopo, Sensor Deteksi Benda Asing di Rel

Nasional
5 hari lalu

Whoosh Tiba-Tiba Berhenti di Jalur Layang Kopo, Ada Benda Asing Masuk Lintasan

Nasional
11 hari lalu

Gibran Bisa Berkantor di IKN Tahun Ini, Basuki: Gedung Sudah Jadi Dilengkapi Furnitur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal