Dicecar soal TKA China di Konawe, Ida Fauziyah: Ingin Nangis Jadinya

Kiswondari
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. (Foto: Antara))

JAKARTA, iNews.id - Menteri KetenagakerjaanIda Fauziyah ingin menangis saat Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan kedatangan 156 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Konawe, Sulawesi Tenggara. Tak puas dengan jawaban Ida, sejumlah anggota mencecar dan meminta alasan detail pemberian izin TKA asal China tersebut.

Respons sedih Ida berawal dari komentar Anggota Komisi IX Intan Fauzi. Politisi ini berpendapat pemberian izin TKA China tak memiliki urgensi. 

Selain itu, Intan sedikit heran tentang dibolehkannya TKA China bekerja di sana jika spesifikasi pekerjaan dimiliki Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Pasalnya, kedatangan TKA menjadi perhatian penting, mengingat masih banyak tenaga kerja Indonesia yang menganggur.

“Saya penasaran karena itu menyangkut nurani kita semua. Spesifikasi dan pekerjaan karena itu menyangkut pekerjaan tertentu kalau jangka waktu tertentu dan lain sebagainya. Spesifikasi jabatan tertentu mohon dijawab,” ujar Intan dalam rapat kerja (raker) Komisi IX DPR, Jakarat, Rabu (8/7/2020).

Wakil Ketua Komisi IX DPR Ansor Siregar juga mencecar Ida. Dia keheranan isu sensitif seperti ini tetap dijalankan meski ada pandemi virus corona (Covid-19).

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Pertanyakan Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis: Masalahnya Ada Tidak Sumber Dayanya?

57 tahun lalu

DPR Minta Kejelasan Kemendikdasmen soal Instruksi Belajar Bahasa Prancis di Sekolah

57 tahun lalu

Timwas Haji DPR Temukan Masalah Bus hingga Tenda Padat di Armuzna 

57 tahun lalu

Baleg DPR Tampung Usulan Dana Otsus Aceh Naik, Dibahas di Revisi UU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal