Dibangun di 2020, Bandara Soetta 2 Butuhkan Investasi Rp100 Triliun

Isna Rifka Sri Rahayu
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

Kedekatan lokasi antara bandara yang lama dan yang akan dibangun karena kedua bandara tersebut harus saling terkoneksi. Pasalnya, Bandara Soekarno-Hatta 2 ini dibangun memang untuk membantu kapasitas pengunjung bandara lama yang sudah berlebih.

"Ini musti terkoneksi tidak boleh sendiri-sendiri," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, saat ini PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator bandara tengah membicarakan konsep pembangunan Bandara Soekarno-Hatta 2 dengan Menteri Perhubungan, termasuk  air traffic.

Dengan dekatnya jarak antara kedua bandara tersebut, maka diperlukan pengaturan lalu lintas udara (air traffic) yang matang. Hal ini sangat perlu agar tidak terjadi kesalahan fatal dalam penerbangan yang bisa menyebabkan kecelakaan.

"Sudah mulai bicarakan dengan Pak Menhub karena tidak terlepas dengan air trafficnya karena air traffic harus paralel dengan Soekarno Hatta 1. Mungkin sudah siap. Itu tidak terlalu lama (merampungkan) air trafficnya," tutur Rini.

Ia melanjutkan, meskipun saat ini Bandara Soekarno-Hatta terus ditingkatkan kapasitasnya dengan membangun terminal 4, namun tidak akan dapat menampung sekitar 80 juta pengunjung pada tahun ini. Sementara kapasitas Bandara Soekarno-Hatta saat ini hanya 43 juta.

"Saya mendorong AP II bangun bandara di tempat lain karena di sini tidak memungkinkan. Kalau meningkatkan semua terminal tidak akan mengejar ketertinggalan," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Megapolitan
3 hari lalu

Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Tarif Hanya Rp3.500

Nasional
18 hari lalu

OTT KPK, Bupati Sudewo: Saya Akan Sampaikan Apa Adanya Tak Boleh Berbohong

Nasional
26 hari lalu

Pendaratan 16 Pesawat Dialihkan dari Bandara Soekarno-Hatta gegara Hujan Deras

Destinasi
2 bulan lalu

Bandara Soetta Ramai Jelang Libur Nataru 2025, Penerbangan Domestik Banyak Dipilih!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal