Di Tengah Ancaman Resesi, Erdogan Minta Rakyat Turki Bersatu

Rahmat Fiansyah
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (Foto: AFP/Ozan Kose)

ANKARA, iNews.id – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan meminta rakyat Turki bersatu menghadapi serangan ekonomi terhadap negaranya.

Turki saat ini tengah dilanda krisis setelah mata uangnya, lira anjlok sekitar 40 persen tahun ini menyusulnya langkah Erdogan yang bersikeras melawan kebijakan pengetatan moneter bank sentral dan meningkatnya ketegangan antara Turki dan AS.

Erdogan menuding anjloknya nilai lira sebagai akibat dari “perang ekonomi” dan menuduh Washington membidik Turki dengan memanfaatkan kasus Andrew Brunson, pastor asal AS yang ditangkap karena diduga terlibat dengan kelompok teroris.

Seruan Erdogan supaya rakyat Turki bersatu itu merupakan yang pertama kalinya disampaikan saat negara tersebut memasuki krisis.

Dalam dua kesempatan yang terpisah yakni peringatan Perang Manzikert 1071 dan Hari Kemenangan Turki, Erdogan menyatakan, bersatunya rakyat Turki akan membawa kemenangan di tengah serangan terhadap kemerdekaan ekonomi dan politik Turki.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

14 hari lalu

Trump Peringatkan Eropa Bisa Lenyap karena 2 Hal Ini, Apa Saja?

18 hari lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

1 bulan lalu

Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal