Dana Hibah dari Pemprov DKI Belum Cair, 2 Proyek Flyover di Bekasi Terbengkalai

Koran SINDO
Flyover. (Foto: ilustrasi/Okezone)

Proyek flyover Cipendawa menelan Rp286 miliar, rinciannya untuk konstruksi Rp155,5 miliar dan pengadaan lahan Rp55,5 miliar. Kemudian, flyover Rawapanjang menghabiskan anggaran Rp117 miliar. Rinciannya, pengadaan lahan Rp40,5 miliar dan konstruksi Rp76 miliar.

Kepala Seksi Pengembangan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Bekasi Idi Susanto menambahkan, pengerjaan konstruksi jembatan hingga selesai memakan waktu tujuh hingga delapan bulan sehingga akhir 2019 ditargetkan flyover tersebut dapat dinikmati masyarakat.

“Mudah-mudahan akhir tahun selesai, awal 2020 sudah bisa berfungsi optimal,” ucapnya.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi Sopandi memprediksi dana kemitraan dari DKI akan diterima Kota Bekasi pada Juli 2019. Dana kemitraan Rp423 miliar tersebut bakal dialokasikan untuk penataan infrastruktur di wilayah setempat.

“Dana kemitraan untuk proyek lanjutan pembangunan jalan layang Rawapanjang, flyover Cipendawa, dan proyek lainnya,” katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemkot Bekasi bakal Sanksi Puskesmas yang Beri Obat Kadaluwarsa untuk Balita 

57 tahun lalu

Pertama Kali Terjadi, Kantor Pemkot Bekasi Terendam Banjir

57 tahun lalu

Pemkot Bekasi Terbitkan Aturan Nyanyikan Lagu Indonesia Raya Tiap Pagi

57 tahun lalu

Komitmen Bangun Sulteng, Cagub Ahmad Ali Sebut Perlu Dukungan Dana Pemerintah Pusat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal