Dampak Lonjakan Harga, Jepang Tambah Anggaran Darurat Rp308,974 Triliun

Jeanny Aipassa
Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida. (Foto: Jiji Pers)

"Kami akan mengambil setiap langkah yang mungkin untuk menanggapi setiap situasi yang mungkin terjadi dengan menyisihkan dana cadangan di bawah anggaran tambahan," kata PM Kishida.

Anggota Dewan Penasihat juga mempertanyakan apakah pemerintah tidak akan mengubah target inflasi seiring meningkatnya harga komoditas energi dan pengan yang berimbas pada kenaikan harga barang yang membuat inflasi meningkat. 

Tetapi PM kashida mengatakan pemerintah Jepang juga tidak berencana untuk mengubah pernyataan bersama dengan Bank of Jepang mengenai target inflasi sebesar 2 persen pada 2022. 

"Kami tidak berpikir untuk mengubah pernyataan itu," ujar PM Kishida.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

5 hari lalu

Mendagri Sebut Inflasi RI Masih Terkendali di Level 3,34 Persen: di Bawah Target Nasional

17 hari lalu

Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

19 hari lalu

Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal