Cuaca Buruk, Harga Tomat dan Cabai Meroket

Yogi Pasha
Ilustrasi (Foto: Okezone)

SUBANG, iNews.id - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mulai berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Komoditas sayuran menjadi salah satu bahan pangan yang harganya ikut melonjak. Bahkan, kenaikan harga barang kebutuhan tersebut mencapai 100 persen. Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Ciasem misalnya, harga cabai dan tomat mengalami kenaikan dua kali lipat dari harga normal.

Saat ini, harga cabai merah di tingkat pedagang dijual dengan harga Rp35.000 per kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp20.000 per kg. Selain itu, tomat juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.000 per kg dari sebelumnya yang dijual hanya Rp6.000 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas lainnya seperti cabe keriting, cabai hijau, kentang, hingga timun. Berbagai jenis sayuran itu mengalami kenaikan minimal Rp2.000 per kg.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga komoditas sayuran itu akibat cuaca buruk yang terjadi di berbagai daerah. Akibatnya, banyak komoditas sayuran yang mengalami gagal panen dan terjadi kelangkaan di pasar. Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

"Kenaikannya sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Barangnya langka di pasaran sehingga harganya naik. Mungkin akibat cuaca buruk sehingga banyak sayuran yang gagal panen," kata Sarinah, pedagang sayur di Pasar Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu(6/12/2017).

Kenaikan harga ini membuat para pedagang mengeluhkan pendapatan mereka yang menurun karena banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjanya akibat mahalnya harga sayuran.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bus Pariwisata Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Picu Kemacetan Panjang

57 tahun lalu

Update Harga Pangan 29 Mei 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Kompak Naik

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal di Bekasi, 2 Tersangka Ditangkap

57 tahun lalu

Bapanas Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Sejumlah Komoditas Mulai Turun 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal