Buntut Pertemuan OPEC+, Demokrat Desak Pemerintah AS Hentikan Bantuan Militer ke Arab Saudi

Jeanny Aipassa
Senator Bernie Sanders dari Partai Demokrat Amerika Serikat. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Partai Demokrat Amerika Serika (AS) mendesak pemerintah menghentikan bantuan militer ke Arab Saudi. Hal itu merupakan buntut dari pertemuan OPEC+ yang memutuskan akan mengurangi produksi minyak menjadi 2 juta barel per hari mulai November 2022. 

Para senator Partai Demokrat mendorong Kongres AS segera memproses pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) No Oil Producing and Exporting Cartels atau NOPEC.

RUU NOPEC dirancang untuk melindungi konsumen dan bisnis AS dari lonjakan harga minyak akibat permainan atau kebijakan buatan OPEC. 

RUU NOPEC telah diloloskan oleh Senat AS pada awal Mei 2022. Agar berlaku, RUU NOPEC itu perlu disahkan oleh Kongres AS, sebelum ditandatangani menjadi undang-undang oleh presiden. 

Senator Bernie Sanders dari Partai Demokrat membuat cuitan di Twitter, menyatakan OPEC secara terang-terangan membuat keputusan yang dapat membuat gejolak harga minyak dan komoditas energi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal