BPS Sebut Deflasi Juli Terjadi karena Turunnya Harga Pangan

Rina Anggraeni
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: iNews.id/Muhammad Aulia)

Untuk makanan, minuman, dan tembakau, kata Suhariyanto, yang menyumbang deflasi terbesar yaitu bawang merah dengan andil 0,11 persen.

"Selain itu, penurunan harga daging ayam ras yang memberikan andil kepada deflasi 0,04 persen , ketiga bawang putih yang memberikan andil kepada deflasi 0,03 persen," tuturnya.

Sementara komoditas lain yang harganya turun di antaranya beras, jeruk, cabai rawit, kelapa, dan gula pasir.

Untuk kelompok kedua, listrik dan bahan bakar rumah tangga memberikan andil terhadap deflasi 0,04 persen, kemudian pemeliharaan, perbaikan, dan keamanan tempat tinggal juga memberikan andil 0,04 persen.

Yang terakhir, kata dia, deflasi terjadi pada subkelompok jasa angkutan penumpang sebesar 1,09 persen. Hal ini disumbang tarif angkutan udara yang memberikan andil 0,05 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Melonjak, Wisatawan Malaysia Mendominasi!

57 tahun lalu

Perjalanan WNI ke LN Anjlok 18,85%, Kunjungan Turis Masuk RI Naik

57 tahun lalu

Emas Perhiasan Deflasi 3 Bulan Berturut-turut, BPS: Meredam Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal