BI: Surplus Neraca Dagang Jaga Ketahanan Eksternal Ekonomi Indonesia

Michelle Natalia
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono. (Foto: dok iNews)

Surplus neraca perdagangan Desember 2022 bersumber dari berlanjutnya surplus neraca perdagangan non migas, sedangkan defisit neraca perdagangan migas sedikit meningkat. 

Pada Desember 2022, surplus neraca perdagangan nonmigas tercatat 5,61 miliar dolar AS. Perkembangan tersebut didukung oleh tetap kuatnya kinerja ekspor non migas, yang tercatat sebesar 22,35 miliar dolar AS. 

"Tetap kuatnya kinerja ekspor nonmigas terutama bersumber dari kenaikan ekspor komoditas berbasis sumber daya alam, seperti nikel, bijih logam, dan timah seiring dengan harga komoditas global yang masih tinggi," ungkap Erwin. 

Selain itu, lanjutnya, ekspor produk manufaktur, seperti mesin dan perlengkapan elektrik, serta pulp dari kayu, juga tercatat meningkat. Berdasarkan negara tujuan, ekspor non migas ke China, Amerika Serikat, dan India tetap tinggi dan menjadi kontributor utama terhadap total ekspor Indonesia. 

"Sementara itu, defisit neraca perdagangan migas tercatat sedikit meningkat dari USD1,69 miliar pada November 2022 menjadi USD1,73 miliar pada Desember 2022," tutur Erwin.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Thomas Djiwandono Sowan ke Bos BI usai Terpilih Jadi Deputi Gubernur

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Ajak Investor Investasi di Indonesia: Jangan Takut, Nanti Menyesal

Nasional
8 hari lalu

Thomas Djiwandono Ditetapkan Jadi Deputi Gubernur BI: Saya Ikuti Segala Peraturan dan Perundangan yang Ada

Nasional
8 hari lalu

Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Janji Jaga Independensi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal