BI Naikkan GWM secara Bertahap Mulai Maret 2022, Ini Detailnya

Michelle Natalia
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, GWM akan dinaikkan secara bertahap mulai Maret 2022.

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan pengetatan likuiditas atau tapering dengan menaikkan giro wajib minimum (GWM) rupiah akan dilakukan mulai 1 Maret 2022.

Dia menegaskan, kebijakan tersebut tidak akan mengganggu kapasitas perbankan dalam menyalurkan kredit maupun dalam pembelian surat berharga negara (SBN) untuk mendukung pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Normalisasi kebijakan likuiditas dengan tetap memastikan kemampuan perbankan dalam menyalurkan kredit dan pembiyaan ke dunia usaha dan partisipasi perbankan dalam pembelian SBN untuk pembiayaan APBN,” kata dia di Jakarta, Kamis (20/1/2022).

Perry menuturkan, kenaikan GWM rupiah yang saat ini sebesar 3,5 persen untuk BUK, bank mum syariah (BUS), dan unit usaha syariah (UUS) akan dilakukan secara bertahap.

"Untuk BUK, BI akan menaikkan GWM 150 basis poin (bps) menjadi sebesar 5 persen dengan pemenuhan secara harian 1 persen dan secara rata-rata 4 persen, berlaku mulai 1 Maret 2022," ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Tingkatkan Remunerasi Kas Pemerintah untuk Kendalikan Beban Bunga Utang

57 tahun lalu

Breaking News: Gubernur BI Ungkap 2 Strategi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

57 tahun lalu

Rupiah Anjlok Sentuh Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini, BI Ungkap Penyebabnya

57 tahun lalu

BI Buka Suara soal Rupiah Nyaris Sentuh Rp17.900 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal