Beberkan Sarang Korupsi APBN, Luhut: Kalau Dibereskan KPK Tak Perlu OTT

Heri Purnomo
jeany aipassa
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko marves), Luhut Binsar Pandjaitan, membeberkan sarang korupsiAPBN yang nilainya mencapai ribuan triliun. 

Menurut dia, sarang korupsi APBN terdapat pada pos pengadaan barang baik oleh pemerintah pusat (Pempus), pemerintah daerah (pemda), maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

Hal itu, diungkapkan Luhut dalam acara Peluncuran Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024 di Thamrin Nine Ballroom Jakarta, Selasa (20/12/2022).

Pada kesempatan itu, Luhut menceritakan soal sulitnya mengurus e-Katalog untuk pengadaan barang pemerintah dan BUMN, hingga akhirnya mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), kemudian restrukturisasi e-Katalog dilakukan.

Dia mengungkapkan, dana yang berputar di e-Katalog mencapai ribuan triliun rupiah. Menurutnya, hal ini bisa menjadi sarang korupsi yang harus dijaga dengan cara digitalisasi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
5 jam lalu

APBN Semester I 2026 Defisit, Purbaya Tegaskan Fiskal Tetap Terjaga

1 hari lalu

Danantara Pangkas 250 BUMN, Prabowo: Biaya yang Diselamatkan Rp50 Triliun

2 hari lalu

Penahanan Don Ritto dan Kebebasan Febrie Adriansyah Picu Keraguan Publik Atas Independensi Kejagung

2 hari lalu

Kejagung: Febrie Adriansyah Tersangka Korupsi dan TPPU Asabri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal