Bank Sentral Rusia Naikkan Suku Bunga Jadi 8,5 Persen untuk Tekan Inflasi

Aditya Pratama
Bank sentral Rusia menaikkan suku bunga utamanya sebesar 100 basis poin menjadi 8,5 persen. (Foto: Reuters)

Sementara, inflasi tahunan turun di bawah target bank 4 persen dalam beberapa bulan terakhir, karena efek dasar yang tinggi dari tahun lalu ketika inflasi melonjak ke level tertinggi selama lebih dari 20 tahun. Saat ini, inflasi Rusia berada di angka 3,86 persen, 

"Peningkatan tekanan inflasi terutama didorong oleh permintaan," ujar Gubernur Bank sentral Rusia Elvira Nabiullina. 

Nabiulina menambahkan, pasar pariwisata domestik dan produksi mobil menjadi sektor yang tidak dapat memenuhi permintaan. 

"Permintaan itu telah mendorong impor lebih tinggi menyebabkan rubel melemah karena ekspor turun," ucapnya.

Tekanan terhadap rubel meningkat sejak pemberontakan bersenjata yang gagal oleh kelompok tentara bayaran Wagner pada akhir Juni lalu. Serangan terhadap infrastruktur Rusia, yang Moskow tuduhkan pada Ukraina, juga mengurangi risiko.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BI Rate Naik jadi 5,75%, Airlangga Minta Himbara Tahan Bunga Kredit

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal