Bahlil Lahadalia Pastikan Kawasan Industri Terpadu Batang Siap Terima Investor Tahun ini

Suparjo Ramalan
Kepala BKPM Bahlil Lahdalia. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia terus melakukan pengawalan atas proses pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Pembangunan KIT Batang seluas 4.300 hektare tersebut akan dibagi menjadi tiga fase. 

Fase I seluas 450 hektare ditargetkan akan selesai tahun 2021 ini. Bahlil memastikan, pembangunan KIT Batang tersebut sesuai dengan perencanaan awal yang disusun tahun lalu. Bahlil mengungkapkan bahwa saat ini telah ada tiga perusahaan besar yang akan masuk di Grand Batang City mengisi 170 hektare lahan yang telah disiapkan, yaitu LG Energy Solution, KCC Glass, dan Wavin.

Total investasi LG dengan konsorsium BUMN sebesar Rp142 triliun yang bergerak di industri baterai listrik terintegrasi. Smelter nikel berlokasi di Maluku Utara, sedangkan di KIT Batang akan menjadi tempat untuk recycle, cathode, dan precursor. LG akan berinvestasi dalam bentuk konsorsium bersama dengan Indonesian Battery Holding yang merupakan gabungan dari Mining Industry Indonesia atau MIND ID, PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero), dan PT Antam Tbk. 

“Ada juga pabrik kaca otomotif yang nilai investasinya Rp3-4 triliun. Selain itu juga ada dari Amerika, pabrik Alpan Lighting LED, dan Wavin pipa dari Belanda. Ada beberapa lah, saya sampaikan yang pasti-pasti aja dulu,” ujar Bahlil dalam keterangan pers, Selasa (16/2/2021).

Pembangunan infrastruktur dasar KIT Batang diperkirakan selesai sesuai dengan rencana dan dapat diselesaikan pada Mei 2021. Selanjutnya, Grand Batang City akan siap menerima tenant (penyewa) yang akan masuk berinvestasi.  

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
7 jam lalu

Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi

1 hari lalu

MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era

1 hari lalu

Bahlil Ramal Hidrogen Bakal Jadi Gantikan Kendaraan Listrik: Paling Lambat 5-10 Tahun

2 hari lalu

Bahlil Buka Suara soal Kopdes Kelola Tambang: Harus Memenuhi Syarat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal