Airlangga Beberkan Alasan Pilih Jalur Negosiasi Sikapi Kebijakan Tarif Trump

Tangguh Yudha
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara Sarasehan Ekonomi Bersama Presiden RI di Menara Mandiri, Jakarta, Selasa (8/4/2025). (Foto: Tangkapan Layar)

"Sebetulnya Amerika juga memberikan keleluasaan untuk free trade zone. Jadi ini juga menjadi bahan untuk kita bernegosiasi karena mereka akan invest data center baik Oracle, Microsoft maupun terkait dengan trade," tuturnya.

Selain itu, Indonesia juga tengah mengevaluasi kebijakan larangan dan pembatasan (LARTAS), termasuk mempercepat proses sertifikasi halal sebagai bagian dari negosiasi. Indonesia juga disebut akan meningkatkan impor produk AS.

"Arahan Pak Presiden, bahwa kita akan meningkatkan produk dari AS, terutama juga produk agrikultur yang kita tidak punya seperti soya bean dan wheat. Dan kemudian juga pembelian daripada engineering product dan juga membeli LPG dan LNG," kata Airlangga.

Airlangga menegaskan, dalam peningkatan impor produk AS, Indonesia tidak akan melakukan penambahan, melainkan realokasi pembelian. Dengan begitu upaya ini tidak akan mengganggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kemudian yang berikutnya juga memberikan insentif fiskal dan non-fiskal agar import dari Amerika bisa masuk dan daya saing ekspor kita meningkat," ucapnya.

"Nah Indonesia dari kedutaan sudah bicara dengan USTR Pak Presiden, kami laporkan surat Indonesia sudah dikirim dan sudah diterima oleh Amerika melalui Duta Besar Indonesia dan hari ini juga Duta Besar Amerika meminta waktu untuk pembicaraan lanjutan," ujarnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pakistan Indikasikan AS-Iran Segera Teken Perjanjian Damai

57 tahun lalu

Trump Klaim AS-Iran Sepakat Damai, Begini Respons Teheran

57 tahun lalu

Perdana! Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai Rp26,72 Triliun

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier bakal Bertemu Prabowo di Jakarta Senin Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal