ADB Ingatkan RI Seimbangkan Pertumbuhan Ekonomi dengan Stabilitas

Antara
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Laporan ini juga mengingatkan pentingnya kebijakan efektif untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan stabilitas untuk mengatasi ketidakpastian global akibat ketegangan perdagangan internasional dan pengetatan moneter di AS. Dalam publikasi tersebut, ADB memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2018 mencapai 5,2 persen dan pada 2019 sebesar 5,3 persen.

Pengeluaran dari sisi rumah tangga diperkirakan akan tumbuh stabil karena adanya kenaikan pendapatan yang didukung oleh pertumbuhan lapangan kerja dan pengeluaran dari pemilihan umum yang membantu terjadinya konsumsi. Konsumsi rumah tangga ini juga terbantu oleh stabilitas harga, dengan perkiraan tingkat inflasi nasional rata-rata mencapai 3,4 persen pada 2018 dan 3,5 persen pada 2019.

Pertumbuhan konsumsi rumah tangga ini tetap kuat dan membantu kinerja perekonomian, meski kinerja ekspor dalam jangka pendek melambat dan kebijakan moneter digunakan untuk memitigasi tekanan eksternal dan menjaga stabilitas.

Selain itu, investasi dari sektor swasta meningkat seiring dengan perbaikan lingkungan usaha, diantaranya pembenahan sarana infrastruktur, peningkatan logistik maupun penyederhanaan peraturan melalui sistem layanan terintegrasi. Belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur juga diyakini masih bertahan pada 2018 dan 2019, dengan beberapa proyek besar dijadwalkan segera selesai.

Dalam publikasi ini, ADB ikut memperkirakan defisit transaksi berjalan pada 2018 dan 2019 masing-masing tercatat pada kisaran 2,6 persen terhadap PDB, karena dukungan sektor investasi yang kuat dan laju pertumbuhan ekonomi.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Nasional
8 jam lalu

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2025 Tembus 5,39 Persen, Tertinggi sejak Pandemi

Nasional
13 jam lalu

Purbaya Akui Pertumbuhan Ekonomi 2025 Meleset dari Perkiraan: tapi Lumayan 5,11 Persen

Nasional
13 jam lalu

AHY Siapkan Infrastruktur di Kawasan Transmigrasi, Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Nasional
18 jam lalu

Kementerian PU Dapat Anggaran Rp118,5 Triliun di 2026, Fokus Perkuat Irigasi dan Konektivitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal